Mau Ngetop?
by cerita EKA on Nov.17, 2009, under Cermin Diri - Reflection, Penyakit Wanita
Dulu, waktu masih awal-awal kuliah saya kenalan sama seorang cewek yang punya PD menjulang tinggi sekali sampai ke surga. Males sebenernya temenan ama dia. Kebayang gak sih, berteman sama cewek ceriwis, menarik, juga cantik dengan potensi populer? Bisa-bisa saya dijadiin kacung deh, bagus kalau naik tingkat jadi dayang-dayang. Hahaha gak ada bedanya ya
Tapi ya akhirnya dengan terpaksa menjadi sahabat saya, karena dia nempel terus kayak perangko. Nah, di semester ketiga, kami harus mengambil mata kuliah wajib yang diselenggarakan oleh universitas. Yippie!!! Ini adalah saat yang ditunggu-tunggu, karena artinya kami bisa memilih kelas yang diadakan di fakultas lain. Tentu kami langsung daftar di kelas yang diadakan di Fakultas Teknik. Tanpa tedeng aling-aling, jelas dong alasannya: biar mata ini seger liat cowok-cowoknya!
dasar centil! hehehe.
Setiap Kamis, kami berdandan ekstra. Kalau biasanya cuma pakai celana jeans dan kaos, tapi di hari keempat dalam minggu itu… errr… memang sih kami tetep pake jeans tapi bukan celana namun rok jeans yang ketat, and kadang-kadang pendek!
Lalu, bedak pun disaputkan sedikit lebih tebal diwajah, bibir dipoles dengan lipgloss biar keliatan basah-basah gimana gitu (ah kamu cewek pasti tahu alasan terdalam kita, iya..iya.. biar tu cowok klepek-klepek liat bibir seksi ini) hahaha.
Kamis pertama, begitu memasuki kelas, radar di nyalakan. Cowok dengan rambut acak-acakan di pojok belakang keren banget, gayanya cool dengan senyum angkuh yang bikin gregetan. Lalu cowok yang duduk didepan kayaknya imut, tipe-tipe kutu buku yang manis diluar, tapi err… tunggu dulu, nampaknya liar didalam! Hahaha. Dengan anggun, dagu sedikit diangkat keatas, dada dibusungkan juga perut dikempiskan (ini penting banget), pokoknya bergaya bak selebriti kami berjalan ke tengah kelas. Setelah beberapa langkah, saya pun mendaratkan bokong ini ke kursi dengan manisnya, namun malang buat teman saya, dia tersandung, dan buku-bukunya pun terjatuh dengan rentetan kata-kata…..
“K*nt*l..… eh….. K*nt*l…!!
Saya menoleh ke arahnya, seluruh kelas juga menoleh. Dan disana, di dasar lantai saya liat ia tersenyum menebar pesona lalu berdiri lagi seolah tidak terjadi apa-apa. Hanya mengedipkan mata kirinya pada saya, dan saya pun diam. Tiba-tiba dari belakang, cowok cool dengan rambut acak-acakan tadi menepuk pundaknya sambil menyebutkan alat kemaluan pria tersebut. Dan tiba-tiba teman saya berdiri sambil menjerit menyebutkan kata itu berkali-kali. Seluruh kelas tertawa riuh, ada yang terbahak-bahak malah sampai liurnya muncrat kemana-mana. Suasana mencair, banyak cowok ngajak kenalan kami, tepatnya ngajak dia kenalan. Saya diajak kenalan karena ya karena saya ada disampingnya aja. Magnet kumbang-kumbang itu datang adalah ia dan kelatahannya.
Ada bingung merayap di hati saya. Memang ia ini temen baru, tapi selama dua semester lalu yang artinya udah setahun, dia kayaknya gak latah deh. Kenapa sekarang jadi latah ya. Dan latah itu hanya terjadi di hari Kamis, di ruangan kelas Fakultas Teknik. Tidak sampai sebulan ia dengan kecantikannya, dengan kePDannya juga latah joroknya itu, rating populernya naik tinggi di seantero anak-anak teknik! Heran banget deh, dia ini kan punya modal bagus, kulitnya kuning bangsat, eh langsat… hidungnya bangir dengan dekik manis di kedua pipi. Beratnya proporsional, kalau gak mau dibilang padat dan sintal. Rambutnya ikal sebahu dengan wangi shampoo yang menggoda… Ah sudah..sudah.. saya stop sampe disini aja deskripsi fisiknya daripada ntar ada yang basah
huahahaha. Intinya cewek ini cakep! Tapi kenapa mesti ditambahin latah ya. Banyak yang sekedar iseng menggoda dengan mengagetkan, dan latahlah ia hingga banyak yang terpingkal-pingkal. Memang sih, dengan dia jadi ngetop membawa banyak keuntungan, mulai dari selalu dapat tempat duduk dengan posisi nyaman dikelas walaupun kami telat datang, hingga sering banget dapat lunch gratis karena cowok-cowok itu nraktir! Ooops, jangan iri yah
Tapi tetap hati kecil saya menjerit. Hanya untuk jadi ngetop, untuk populer, maka segala jalan ditempuh, termasuk pura-pura menjadi latah? Ah, itu menyedihkan sekali!
Pernah saya coba mengingatkannya, dan ia hanya tersenyum simpul tanpa mau membahasnya. Ya sudah. Sekarang, sesudah bertahun-tahun kami lulus, teman saya itu tidak latah kambuhan di hari Kamis lagi, tapi dia sudah kena penyakit latah permanen! Gak sembuh-sembuh. Dan katanya itu menyiksa. Pacar seriusnya yang pertama kabur gara-gara malu ama kebiasaan latahnya yang gak liat-liat tempat. Lha gimana gak malu, wong lagi dikenalin sama bapak sang pacar, bukannya nyebut nama eeeeh malah manggil-manggil obyek pengobatannya mak Erot itu
. Gini ceritanya;
“Pa, kenalin ini teman dekat saya,” kata sang pacar sambil menggamit lengan sobat saya. Dan dengan senyum pualiiing manis demi mengambil hati sang mertua, ia pun menyodorkan tangannya. Namun sayang, ada kucing lewat di dekat kakinya, mengagetkan serta membuyarkan konsentrasi sebab ia phobia kucing! alhasil…
“Eh k*nt*l… eh k*nt*l…. eeeeeh k*nt*l…. k*nt*l… k*nt*l… k*nt*l..” jeritnya histeris sambil naik ke atas sofa beludru ruang tamu.
“K*nt*l.. k*nt*l.. sayang k*nt*l.. jauhin itu kucing.. k*nt*l.. ah..uh.. ah….k*nt*l… aku takuuut!!” teriaknya lagi dengan badan bergetar hebat sementara wajah sang pacar katanya lebih pucat! Dan mungkin sang camer juga sport jantung karena sofa beludrunya di injek-injek sepatu runcing setinggi 7cm! Booow… kalau bolong gimana?
Haduuuh ngebayangin itu, sebenernya saya bingung harus bersikap bagaimana. Dalam hati pengen ketawa ngakak guling-guling. Tapi gak sopan kan teman lagi kesusahan koq malah diketawain (walau asli, ini sebenernya kocak banget!)
Dua kali ia batal tunangan karena alasan yang kurang lebih sama. Latahnya kian kronis. Di kantor dia jadi bulan-bulanan temannya, di tongkrongan apalagi. Obyek bercandaan adalah ia dengan latahnya. Apakah saya kasihan? Sedikit sih. Karena saya tau dia mendidik dirinya sendiri untuk latah, untuk mendapatkan perhatian dengan cara itu. Awalnya mungkin coba-coba, mungkin biar keren, tapiiii kalau udah jadi permanen gimana? Nah, masih mau latah untuk cari perhatian? Biar populer? Pikir lagi deh ya!
Popularity: 6%
No related posts.
64 Comments for this entry
1 Trackback or Pingback for this entry
-
Desember - Cerita EKA
December 3rd, 2009 on 6:42 PM[...] komentar dari dari dokter kita mbak Vicky Laurentina http://georgetterox.blogspot.com di artikel Mau Ngetop? yang [...]






November 20th, 2009 on 4:15 PM
Hwaduh……komentku kok jadi double to… Padahal cuma klik sekali doang… Maaf yaa mbak..hehe
*apa kena sindrom latah yaaa…..??*
November 20th, 2009 on 8:08 PM
sekarang baRu tw deh dy akibatx mba,,,
psTi nyeseL banget tuh..
harusx qtha nyontoh mba eka ajah..
g ikut2an latah..
tapi buktix..sekarang tenar euy…ihiiyyy…
*colek2 mba eka..*
mba..mba..aq pindah rumah ney..
November 22nd, 2009 on 9:33 AM
Hahahaha lucu-lucu… mo populer kok pasang aksi latah pura-pura… jadi sekarang beneran bingung dia. Mungkin obatnya pura-pura tidak latah… biar balik lagi ke normal
Note:kalo di film biasanya abis terbentur kan lupa ingatan, terus terbentur lagi bisa normal
lowongan kerja IT´s last blog ..Lowongan kerja Staff IT di Wonokoyo Group
November 23rd, 2009 on 11:55 AM
Oalaah…segitunya biar ngetop..ckckc..
Mungkin itu jadi pelajaran buat temanmu, Ka… Tapi seharusnya teman-temannya yang sekarang dilingkungannya sehari-hari membantu dengan nggak memancing-mancing kelatahannya itu…
Salam saya, Mba Eka…
anderson´s last blog ..19 Nopember 2009
November 24th, 2009 on 5:37 AM
Huakaaakakakk…itu sih terkenal karena tercemar.
Muncrat muncrat dh gw ngakak *eh kentel eh kental* hahahahahh
November 28th, 2009 on 12:15 PM
Dari yang mbak eka ceritain.. dia udah cakep.. ada kans jadi populer.. kenapa harus pake latah pula yak..? Hem.. kesian.. padahal masih muda..
November 30th, 2009 on 10:33 AM
Hihihi itu namanya senjata makan tuan kali yee..
kesian banget.. susah emang klo udah latah buat sembuhnya, harus didukung sama lingkungannya juga
Ade´s last blog ..2012
November 30th, 2009 on 3:58 PM
wowowoowow, muantabbbs nich
November 30th, 2009 on 11:27 PM
No Komen ah buat yang ini, Mo ngetawain tapi juga kasihan. daripada Gw kualat mending gak ngomentarin temen mba..
Yang penting buat pembaca ceritaeka, yang lagi cari populeritas.. Hindarilah cara ini!!!
Gandi Wibowo´s last blog ..Korupsi Sejak Dini
December 9th, 2009 on 10:36 AM
wah sungguh miris…segala cara ditempuh hanya demi ketenaran belaka T.T Padahal temen mbak itu kan udah ounya modal yang cukup (cantik, body proporsional)…tapi mengapa harus berpura-pura latah yah???
Daripada berpura-pura latah (yang akhirnya sekarang keterusan) mending ngetop dengan cara yang lebih positif dan realistis, ex: aktif di ekstrakurikuler kampus, aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa, dll
salam kenal mbak…^_^