Cerita EKA

Aneh Tapi Nyata

by cerita EKA on Nov.16, 2009, under Sayembara Komen

Beberapa hari saya dalam 3 minggu terakhir ini dipenuhi dengan tawa dan ceria. Apa pasal? Tak lain dan tak bukan karena manusia Sinting yang bernama Zia Ulhaq a.k.a Zulhaq itu lagi di Jakarta. Mau ngabisin dollar-dollar yang udah susah payah dia tabung di hutan sana katanya. Masa nabungnya ama monyet-monyet trus ngabisinnya sama penghuni rimba juga? Ya harus sama manusia donk, begitu tekadnya.

Alhasil bertepatan dengan gelaran akbar Pesta Blogger #2009 dan membawa misi pribadi untuk berjumpa dengan seorang gadis (yang pasti bukan saya, wong saya sudah tidak gadis lagi :P ) Zulhaq datang ke ibu kota. Bawaannya simpel abis, cuma sebuah tas ransel hitam yang beratnya Naujubille (isinya apaan sich?) plus sebuah tas travel yang tak terlalu besar. Saya heran, untuk tiga minggu di Jakarta, bawaan bajumu cuma segini Ting? And dengan ringan dia menjawab, semua baju bisa dipakai side A & side B. Maaaak, termasuk kolor dong? Beuuh! Saya mingkem bayem daripada melanjutkan pembicaraan ini dan mulai membayangkan hal yang tidak-tidak. (walaupun akhirnya ia membeli baju juga di pasar blok M dengan sablonan bertuliskan URL blognya). Mau narsis atau udah keabisan baju waktu itu Ting? :P

Itu baru soal baju, gimana soal tempat tinggal?

Seminggu pertama dia bilang dia ingin mengenang masa lalu, maka ia pun nginep di rumah temannya yang di Cipinang. Namun sesudah itu ia bertekad untuk mandiri: makan, mandi sendiri (lho?! Emang selama ini dia di suapin & dimandiin temennya tho? Hihihi Saya gak mau jawab, biarlah itu hanya Zulhaq dan temannya saja yang tahu :P ). So, dia orang pun ngekos jo! Malam-malam dingin mengangkuti barang-barangnya untuk pindah. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, sesampainya di tempat kos.. Sang induk semang gak dirumah untuk memberikan kunci dan melalui telepon bilang kalau mau masuk malam itu juga maka harus bayar 3x lipat! Mana ujan gerimis mengundang, dengan berjalan gontai dan tertunduk lesu (lebay :p hehehe) Zulhaq mencari kos yang lain. Luntang luntung gak jelas di kota metropolitan yang katanya lebih kejam dari ibu tiri (padahal banyak ibu tiri yang baek lho!)

Asanya hampir putus, harapannya untuk mandiri sudah akan pudar.. eeeh tiba-tiba dia nemu kos lain dengan harga miring. Yak! Capcuuusss langsung pindah deh… dan langsung mayun juga karena di kos ini listrik cuma nyala beberapa jam sehari! Persis kayak di pulau seribu! :P hihihi No comment ya kenapa seolah sial itu ngikutin lu terus! :D

Lalu, abis itu apa?

Jadi gini, secara Zulhaq kan bentaran doang disini maka agenda utama selama di Jakarta adalah jumpa fans kopdar :) . Maka digelarlah beberapa kopdar mulai dari Citos, Kota Tua, Bekasi, Kali Malang, Gasmed hingga di TIS. And setiap kali kopdar ada aja kejadiannya. Mulai dari ngerepotin orang lain karena Zia ini bawaannya ke toilet molo (mustinya dibeliin pispot aja ini orang), sampe ada yang dashbord mobilnya mesti dibongkar gara-gara kartu IM2nya nyelip kesitu, trus kunci ketinggalan di dalam mobil so mesti ngerusakin jendela belakang biar bisa masuk ke dalam mobil lagi hingga insiden jatuhnya sebuah handphone. Maaaak.. perjalanan panjangmu selama tiga hari menebarkan berbagai macam insiden! Tapi juga kebahagiaan koq Zi :)

Karena selama di Jakarta, bisa terlihat jelas spirit untuk terus berjuang demi menggapai cita-cita. Juga aura kasih kehangatan untuk terus memelihara silahturahmi yang ada di dunia maya kedalam dunia nyata. Terlihat juga usaha kerasnya demi cinta (halah!) walaupun belum kesampaian ntar juga suatu saat aura kasih bakalan ngelirik lu koq :P hehehe. Kemarin dia pulang ke Bima untuk kembali bercengkerama dengan para penguasa rimba. Ah Zia, 3 minggu terakhir tidak akan semenyenangkan ini tanpa kepolosanmu bercerita, juga urat malu yang udah putus untuk ngebanyol plus poto-pota ria. Satu hal lagi, kekonyolan, kesialan, juga bakat jadi artis yang belum kesampaian narsis itu dibungkus dengan kerendahan hati juga rasa hormat pada yang lebih tua. Ini aneh tapi nyata. Saya menjura.

Artikel ini dipersembahkan bagi Zulhaq, sang Top Komentator CE bulan Oktober 2009.

VN:F [1.8.1_1037]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.1_1037]
Rating: 0 (from 0 votes)

Popularity: 7%

Related posts:

  1. Strawberry dari Minang

:, , , , , , , ,

57 Comments for this entry

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

the Sponsors

Visit our friends!

A few highly recommended friends...