Melamun

Ada begitu banyak kegiatan yang berputar – putar di kepala saya. Mereka mendesak – desak untuk secepatnya saya realisasikan. Sebelum lupa, lebih baik saya catatkan. Ini dia hal – hal yang ingin saya lakukan jika……….. (titik – titik ini biar saya saja yang tahu isinya ;) )

# Membaca surat cintaNya

Kerinduan saya yang terdalam adalah menamatkan surat cintaNya. Sekian lama hidup namun tak pernah benar – benar meresapi kata – kata manisNya, janji – janji perlindunganNya. Ah, saya ingin mengambil waktu tenang, waktu khusuk. Hanya untuk Dia. Bicara pribadi pada saya. Membangun kembali kebiasaan pagi yang telah sekian lama saya tinggalkan, yang saat ini selalu saya lakukan dengan terburu – buru dikejar waktu. Hingga kadang pesanNya terlewat dari indera. Bukan sekedar membaca, bukan sekedar berdoa, namun ada kualitas hubungan disana. Hubungan yang erat terbangun antara Pencipta dan yang diciptakanNya melalui perenungan dan dialog hati. Saya ingin menikmati hadiratNya.

# Belajar menari lagi

Setiap kali memegang sampur, sepertinya saya berada di alam lain. Dan ketika gending jawa terdengar, alunannya menelusup kedalam sukma. Membawa saya terbang dan berkelana kedalam dunia lain. Dunia antah berantah, tidak ada kamu disana, tidak ada suami, mama, bapak atau adikku. Tidak ada seorangpun, hanya saya dan gemulai jentik tarian ! Tak ada ruang untuk yang lain. Itu adalah ruanganku !

# Fitness

5kg lemak baru yang bertambah sesudah menikah ini sudah harus segera dienyahkan :D

# Bercengkerama dengan beberapa alter ego saya.

Ah mereka begitu bising saling bicara di dalam tubuh fana ini. Harus saya katakan kepada semesta siapa saja dan apa yang telah mereka lakukan selama ini. Biar jangan cuma saya yang mendengar mereka berjibaku.

# Menyelesaikan buku Rick Warren

Menamatkan buku ini telah dua kali menjadi resolusi tahunan saya. Dan saya tak mau resolusi tahun depan masih diisi hal ini lagi. Saya ingin menamatkannya sekaligus menuliskan perjalanan apa yang saya dapat dari buku ini.

# Melahap habis 15 novel yang telah terbeli namun plastiknya masih utuh

Ketika membaca, saya tak pernah scanning. Saya selalu berusaha sebisa mungkin menyerap untaian alfabet yang diutarakan sang penulis. Sehingga, jika orang lain bisa membaca satu novel dalam 2 jam, maka saya bisa menghabiskan 4 jam. Lambat? Ah tidak, saya mengapresiasi karya sang penulis.

melamun. Meet KAPAS my doggy.

melamun. Meet KAPAS my doggy ;) isn't he cute?

Saat ini baru ada enam hal yang ingin saya lakukan jika…… ;) ah indahnya.

Tentang Ceritaeka

A wife. Known as a friendly cheerful person with a non-stop talking character. Choco addict. High-heels fans also a traveling lover. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Catatan ini telah ditulis dalam abrakadabra dan di-tag dengan , . Penunjuk permalink.

66 Respon untuk Melamun

  1. albertobroneo berkata:

    pingin bisa pulang kerja on time tiap hari…
    susah bener yach, pulang on time… lho kok justru curcol

    #EKA
    huahhahaha hubby and wifey
    curcol hahaha

  2. Fanda berkata:

    Lucu banget si Kapas!!…
    Eh yg bener, masa ada yg baca novel dalam 2 jam? Novel yg tebal2 juga? Kalo aku malah berhari-hari. Karena waktu tuk baca novel: waktu perjalanan ke kantor, di kantor waktu ga ada bos, waktu nunggu jemputan, malam waktu lagi makan yogurt (karena ga bisa makan + ngetik di laptop, maka disambi baca). Alhasil tuh novel bersambung ga selesai2…

    Kita sama deh, Ka! Suka menari, dan suka membayangkan bisa menari dengan sepenuh jiwa. Mendengarkan suara gamelan juga bikin aku kangen menari. Kita menari sama2 yuk!!

    Aku dukung deh effortmu tuk weight loss. Aku juga demen fitness. Bukan hobby sih sebenarnya, tapi itulah cara satu2nya tuk get rid of fat and sculp your body! Btw, aku menulis ttg ini di blog baruku: http://curhatfanda.blogspot.com/2009/07/mau-bertubuh-indah-usaha-dong.html

    Mampir ya!

    #EKA
    soal lama membaca novel… itu pengandaian aja mbak Fanda ;)
    okeh… meluncur ke tekapeh :D

  3. Nug berkata:

    Aku suka point pertamamu…

    Sebuah kehilangan dalam kesibukan duniawi yang kadang melelahkan
    Fenomena kehidupan manusia ‘modern’ dan ‘metropolitan’
    Kenikmatan suatu kualitas (bukan kuantitas)
    Duduk bersimpuh, berbicara dengan hati
    Antara Pencipta dan Ciptaannya
    Pasti nikmat sekali..

    #EKA
    setuju Oom ;)

  4. tutinonka berkata:

    Lho, Eka penari Jawa ya? Karena namanya Situmorang, agak aneh juga kalau dengar Eka pegang sampur dan menari Serimpi atau Gambyong. Ayo dong Eka, nari lagi …. Bikin VCDnya, ntar dibagiin ke teman-eman (eh, enak aja dibagi, beli dong! :D )

    #EKA
    waaaah kalo seperti itu belum PD bunda
    ntar yg nonton malah muntah
    weleh bisa dituntut karnea membuat orang lain tdk nyaman ahhahaa

  5. achoey berkata:

    Kalo novelku dah terbit
    Ntar bacanya jangan sambil melamun ya :D

    #EKA
    Ditunggu ya novelnya :)

  6. Maria berkata:

    Mmm, idem sama lu Ka. Gue kalo udah urusan bangun pagi itu paling susah. Tapi biarpun susah bangun pagi gue harus tetep menyempatin diri buat ‘menyapa’ Dia biarpun cuma sekedar mengucapkan: Selamat Pagi Tuhan… GBU…

    #EKA
    memang harus disempetin :)

  7. mascayo berkata:

    melahap habis 15 novel? … wahhh … nggak kebayang pasti kenyang! :)

    #EKA
    Kenyang otak ;)

  8. krismariana berkata:

    kalau aku baca novel bearapa jam ya? hehe … biasanya aku kalo baca novel sering kutinggal2 dan berganti bacaan lain. kerjaanku sehari2 memang membaca, jd kalau pas lagi senggang kadang malah capek kalau membaca terus…

    #EKA
    kita beda ya mbak hehehe

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s