Terjal
by Eka Situmorang-Sir on Jun.15, 2009, under Puisi - Poem - Poetry

Terjal
Sejumput rindu
Menelusup dalam kalbu
Menggelegakkan nafsu
Sangat menganggu !
Ketika rasa itu menyesak di dada
Kepada siapa utarakan tanya
Lampiaskan dengan prosa
Cumbui melalui mata
Haramkah bercumbu denganmu walau hanya di dalam otakku ?
Tenggelam ditelan ombak yang menderu
Popularity: 2%
No related posts.





July 14th, 2009 on 7:40 AM
“lampiaskan dengan prosa”
kerreeeetzzz. asli, bene2 kerentz…
hidup cuma 1 kali. jangan diisi dg khawatir. yang terjadi ya terjadilah. jalani saja. mantabz bu….
#EKA
Thank u
June 17th, 2009 on 1:27 PM
Selamat ya Ka, sekarang dia udah menemukan korban baru…bukan gue lagi.
#EKA
Ampuuuuuun dah, buat lu aja deh Yes
gue emang korban dianiaya, tak berdaya
selalu dicela
capeeek dech :p
June 17th, 2009 on 1:28 PM
di abukan ngomongin abang, chris…tapi cendol! huahuahuahua
#EKA
Gak usah diperjelas gitu Yes :p
wajar kan gue pengen cendol, udh dinanti seminggu, udh dibeli sampe ke Bintaro
eeeh si abang lupa bawa pulang. Ketinggalan aja gitu.
And untuk dptin itu cendol mesti nunggu seminggu lagi,
siapa yg gak gila coba
Pengen selingkuh aja ma cendol hahaha
June 23rd, 2009 on 2:00 AM
Wooogghhh ..
Ada jaring-jaring neh
peace Depz, haaa
#EKA
hahaha