Jarum jam menunjukkan waktu 6.45. Heem sudah terlambat 15 menit dari waktu yang ditentukan, aku bergegas menuju tempat yang disepakati untuk bertemu. Ku lihat dari kejauhan, gadis manis berkulit bersih duduk manis sambil memainkan ponselnya. Ah pastilah ini dia orangnya, karena hanya ia yang duduk sendirian. “are you *** ? Tanyaku ceria dengan senyum akrab. Bukan, begitu jawabnya singkat dengan tatapan nanar merasa tak nyaman dengan keramahanku. Deg ! Gue salah orang nek. Sontak mukaku merah, tapi bukan EKA kalau tak pintar mengelak
Senyum polos dikembangkan seolah urat malu sudah putus, sopan kuucapkan maaf lalu segera undur diri. Untung tadi nanya dulu, gak langsung duduk. Kalo langsung mengistirahatkan pantat ini ke kursi disebelahnya pastilah muka ini lebih merah lagi seperti udang rebus :p
Ku layangkan pandang dan dari jauh ku lihat seseorang dengan kemeja coklat dan celana panjang krem muda memandangiku. Ku ayunkan kaki mendekatinya. Tapi belajar dari kesalahan pertama, kali ini aku tak mau cepat – cepat menyimpulkan. Jadi ku lemparkan senyum sebagai tanda keramahan. Namun Ia tidak membalas senyumku dan aku garuk – garuk kepala bingung. Anyway jarak kami semakin dekat dan ketika aku hanya berdiri dengan beda 2 petak ubin saja, dari bibirnya meluncur kata. “Eka..?” tanyanya dengan nada sungkan namun sopan. Dan tahulah aku memang perempuan ini si Coffe life Maker itu. Kenapa gak dari tadi bilang kalau ia ini orang yang kucari? Kenapa mesti jaim? Aku bertanya – tanya dalam hati yang untungnya pertanyaan ini akan terjawab segera.
Kami mengambil posisi di dalam gerai donut yang wangi makanannya itu menggugah selera sebagai tempat kongkow. Aku memesan chocho ice dan ia memilih jus wortel. Aku tersenyum kecut, duuuh sehatnya minuman pesanannya ! Bandingkan dengan coklat dingin berlemak tinggi yang ada di tanganku ini, ukuran Large pula ! Sambil menyeruput minuman sehat yang disukai para kelinci itu ia bercerita bahwa dari tadi sebenarnya ia sudah mengamatiku bahkan sedikit terkikik ketika melihatku salah menegur orang. Dibiarkannya aku menanggung malu hanya karena ingin tahu seperti apa tampangku ketika malu. Sueeeek ! Tawa kami pun meledak, mentertawakan kecuekan juga tampang tak tahu maluku hehehe.
Ketika kami sibuk bercerita mengenai asal muasal kami yang ternyata sama – sama batak bahkan ia batak asli dari tujuh turunan sebelumnya, tiba – tiba muncullah dua wanita riang dari kejauhan. Mereka adalah Frozzy dan Macangadungan. Belum juga bokong mereka menyentuh kursi empuk dimana kami duduk, sudah merepet mereka dengan cerita betapa susah akses ke City walk, betapa si Frozzy mungil itu terjepit antara busway dan bapak – bapak berperut buncit, betapa si macangadungan terpaksa mengeluarkan auman dan cakar – cakar tajamnya demi membebaskan Frozzy dari jepitan bapak tadi. Ah kalian ini memang penuh canda
Malam itu terlewati dengan keriangan, cela, ejek, tawa, banyak rasa tercampur jadi satu.

Courtesy of http://macangadungan.com/

up date.ki - ka : Eka - Frozzy - Macan gadungan
Coffe Life Maker dengan referensi bukunya, bahkan belum apa – apa sudah dipinjami buku dengan catatan akan ada ujian setelah ini. Alamaaaak.
Frozzy dengan marga barunya yaitu Purba alias Pura – pura batak. Cin, sudahlah lupakan bahasa markondekmu. Bicara bataknya kita. Bah ! Garang dikit kau biar tak dijepit bapak-bapak lagi J walau tubuhmu mungil tapi kalau suara lantang macam Inang – inang Senen, dijamin tak akan ada yang berani dengan dirimu. PS. Suka kali aku dengan stoking itammu.
Macangadungan dengan kartun – kartun indahnya. Ternyata kami ini saudara (Biasalah batak, siapa aja disebut saudara ! hahahhahaha) No..no… bukan itu, tapi marganya jika dihitung – hitung masih bisa dikategorikan satu marga denganku. Sambil sesekali memainkan rambut ikalnya, sedikit malu – malu si macan memproklamirkan diri sudah cukup umur untuk membaca postingan – postingan dewasa di blogku. Ha ha ha.
Ah hampir telupa, malam itu Yustha juga ada dengan rasa cemburunya karena hanya bisa hadir melalui baris kata di YM. Makanya kapan ke Jakarta?
Dan ya ! Ada aku dengan rasa tidak PD karena datang tanpa make up alias polos persis orang baru bangun tidur gara – gara kotak kosmetik tertinggal di rumah. Bukan masalah besar jika tas kosmetik ketinggalan, gak pakai make up pun tetap ada anggota DPR yang kesangkut
tapi hari ini adalah hari penting, karena ini adalah kopdar pertama ! Maaak aku harus tampil menarik dunk ! Jadi, tas make up itu tidak seharusnya tertinggal. Tidak boleh ! Bayangkan saja, kopdar pertama gitu lho. Kamu saja kalau kencan pertama pasti akan dandan abis – abisan kan, yah kalau pun gak medok at least pake bedak, lipstick tipis – tipis atau minimal lipbalm lah. Kencan yang dari seminggu lalu sudah diatur sedemikian rupa itu pun terpaksa kuhadiri dengan muka tanpa saputan make up sedikit pun ! Dengan bibir pucat macam mayat karena tak dipulas lipstick, dengan muka berminyak karena tak disaput bedak, dengan mata tak simetris karena tak digarisi eyeliner. Aiiiiiiiiih ! Menyebalkan sekali, di saat dibutuhkan kenapa juga tas ajaib itu ketinggalan. !@#$$%^& Tapi tetap aku datang, ngopi – ngopi cantik dan aku berbagi kartu nama :p
Kita berbagi cerita tentang cinta, tentang suka-dukanya nge.blog, tentang orang tua dan keluarga, tentang suamiku, tentang pacarmu, tentang keponakanmu, juga tentang mantan pacarmu yang adiknya mau kawin itu. Satu jam saja kita berjumpa namun sudah memuaskan rasa, gelak tawa selalu membahana, ditambah lagi keusilan kita menggoda para pegawai di gerai donat itu. Ku rasa semua pengunjung disitu iri akan kebersamaan kita. Akan kekraban yang tercipta padahal ini kali pertama kita berjumpa. Ketika selama ini akrab tulisan terbaca di dunia maya dihadirkan nyata melalui raga, ada bahagia yang tak terlukiskan kata. Indah dan senang tak terkira.
Kapan – kapan kita jumpa lagi ya….. Bukankah kalian akan hadir ketika ujian komprehensif dari buku yang ditugaskan Coffe Life Maker untuk aku baca?
Eka Situmorang – Sir
On one of our precious meeting on Monday, 15th June 2009
Kedai donat Citywalk Sudirman




ini seh..kumpulan tante-2 bloger ya…..? *lucu*
gg ngaruh asal dari mana, tapi tetep aja tante-2 bloger…..
judulnya harus diganti…..”tante-2 bloger”….itu keren banget….:-)
tagnya pake judul, “level narsis tingkat tinggi”…
yang lebih menantang , pake judul ini aja…”konspirasi tante-2 bloger dalam membangun wajah indonesia baru”…waow…..that’s cool ….bangeeettt…..gw suka banget…
*please…pake aja judul ini dalam postingan selanjutnya mbak… *
#EKA
hihihi
usulnya dipertimbangkan !
Kopdar yach…? mantap
#EKA
Iya..
kapan sama lu nih ?
Ketiganya OK, 2 thumbs 4 u
tapi, yang paling hot ntu sbelah kiri.. Cmiw.. Kaburr…
#EKA
dasar
kopdar selalu memberi nilai tambah pada keakraban yang telah terjalin di dunia maya…
#EKA
Betul sekali pak
laen kali kalo mau kopi darat ngomong-ngomong saya dulu, jadi nanti saya bisa sesuaikan waktunya. minimal kita bisa ngopi bareng lah, saya ngopi di sini, sampeyan ngopi di sana barengan waktunya
#EKA
beneran bisa kopdar koq mas, minggu depan saya mau ke Malang lho
Nanti saya email ya
Ngiri…
Semoga kelak kita bisa ketemuan ya Ka…???!!!
Akh.. jadi pengen ngopi juga nih…
*Sambil nyerutup kopi tubruk hangat yang lezat….*
#EKA
Ayoo kapan Ooom
Kita kapan kopdar ya ka? Sayang yang lebaran kemaren batal yak
.-= Ade´s last blog ..2012 =-.