Titik Kosong

Diam Menyingsing Fajar

Diam Menyingsing Fajar

Titik itu…

Merampas waktu. Menggali sendu.

Merajutkan gejolak rindu.

Titik itu… Titik beku jiwa. Titik mati rasa.

Kosong. Tiada nada.

Titik itu… Kenapa terus memburu?

Jawab, aku ingin tahu

*EKA di Pantai Sanur, Bali

Tentang Ceritaeka

A wife. Known as a friendly cheerful person with a non-stop talking character. Choco addict. High-heels fans also a traveling lover. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
This entry was posted in Puisi-Poem-Poetry-Sajak and tagged , , , . Bookmark the permalink.

52 Responses to Titik Kosong

  1. Lala says:

    ups, salah…
    Bukan as yours…
    Ralat… ralat..

    as clueless as you are! :D

  2. kafein says:

    duh pantai sanur jadi pengen. Pantai emang wuh mantap gw dl suka mandangin pulou bali dari ketapang sambil duduk termenung ditemani secangkir minuman yg menghangatkan badan rasa wuh jadi pengen pergi kemasa lalu..

    #EKA
    indah ya mas ya ? :)
    ya sudah, dipandangi lagi aja mas :)

  3. mrpall says:

    tinggal waktu yg dapat menjawab…

    #EKA
    benar dan sudah terjawab :)

  4. deeedeee says:

    Jiaaaaaaah… maksudnya pamer photo toh?! Haiyah!

    #EKA
    ck..ck..ck..
    kenapa dibilang pamer poto siiich ? :(
    wong itu poto untuk mendukung cerita..
    kan gue bintang utamanya ya barti poto gue dunk
    :mrgreen:

  5. sukma says:

    sip…..mantep tuh

  6. Kok sendirian aja, Mbak di sana??

    Kenapa nggak contact saya?

    Salam kenal, yah!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s