Entah mengapa akhir – akhir ini saya tergila – gila dengan kata pertama. Sepertinya kata itu mempunyai keeksotisan tersendiri. Buat saya pribadi segala sesuatu yang pertama itu awalnya selalu menarik hati walaupun endingnya belum tentu menyenangkan. Tapi saya selalu merasa tertantang dengan kata pertama yang seolah menghadirkan suatu petualangan.
Nah, posting an saya yang lalu berjudul perselingkuhan PERTAMA, gak menyangka puisi tersebut mendatangkan berbagai macam komentar…. Ada yang speechless kayak mbak EM yang biasanya komentar panjang2 jadi cuma Heeem saja (walaupun abis itu ada tambahannya juga hehehe), atau Muzda yang gak percaya kalau itu saya yang nulis sampai Mas Stein yang mengingatkan agar saya jangan sampai selingkuh sama pejabat. Edaaan ! Tapi juga mengucapkan terima kasih karena itu berarti diperhatikan
Sejak kecil didalam otak saya ini ide – ide liar sering berlompatan di kepala. Jadi kadang – kadang tulisan saya bisa sedikit mengerikan mengenai pembunuhan atau terlalu vulgar topiknya (yang terakhir ini membuat saya dapat komplen dari teman –
teman di FB hehhe). Ide itu bisa muncul kapan saja, dimana saja, bahkan ketika saya melihat sahabat berasyik masyuk bukan dengan muhrimnya sementara suaminya sedang banting tulang di offshore sana. Kala sang ide mampir, dipastikan ada tulisan nyasar di blog ini.
Seperti kata pak Ersis, ide bisa muncul dari pikiran ketika pikiran dioperasikan, bisa pula sebagai respon pindaian panca
indera.
Jadi puisi saya itu muncul sebagai respon dari mata yang kemudian meneruskannya ke kepala. Tapi saya masih punya salah yang harus dibeberkan (duuuch kayak perkara apaan aja hehehe !) Saya mengaku dosa; dech ya, maaf saya tidak menuliskan kategori dari puisi saya karena ketika itu posting dengan hape menggunakan hape dimana beberapa fitur banyak yang dieliminasi termasuk pilihan kategori. Jika pengalaman pribadi saya pasti post under diary story kalau hasil imajinasi saya taruh di cerpen atau kategori lain
yang sesuai lah. Nah kalo ternyata tidak ada kategorinya, kemungkinan besar saya posting pake hape. Hehehe
Nah, sebagai bentuk apresiasi kepada para blogger maka saya ingin memberikan award yang telah diestafetkan kepada saya oleh mbak Fanda dan Della kepada
kepada :
1. Masnoer
2. Mbak Imelda
3. Yustha
4. Frozzy
5. Dhilla
6. H4ry4n4
Seharusnya ada rules.nya… tapi lagi agak malas nulis-nulis rules ![]()
Mungkinkah ini yang PERTAMA?
Ya, merekalah komentator pertama di lima postingan saya yang terakhir. Pengecualian untuk Hary4n4 yang memberi perhatian khusus untuk tags di perselingkuhan pertama. Baiklah, silahkan awardnya diambil
Mari kita terus bercengkerama dengan yang pertama atau bukan yang pertama
yang penting meramaikan dunia perblogeran hehehe




Ping-balik: Dapet Award « METAHOLIC
Pertama?
Segala sesuatu yang berbau pertama memang menyenangkan
Komentar pertama
Hadiah pertama
Anak pertama
Suami pertama…asal jangan perselingkuhan pertama kalinya….hihihi
pertama kali saya berkunjung di blog ini… jadi salam kenal.. hmm, aroma blognya cewek banget..
Jadi, mau nulis “pertama” apa lagi?
Mau nyanyi aja ah..
Engkau bukan yang pertama
tapi pasti yang terakhir
di cintamu kutemui arti hidupku
dudududududu
bicara tentang pertama memang pro dan kontra….
aku malah bontot niehh
hehehe..
gpp lah,,lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali (alasan buat ngeles)..
hehehe
Bicara tentang pertama, ingetnya Pertamax..hehe
#EKA
Pertamax dari pertamina gitu
Jadi nggak inget malam pertamax
#EKA
maksudnya ?
Sebentar lagi mbak Eka dapet berkat mbak, ewhet
#EKA
hehehe
Ping-balik: 6666 dan lain-lain | Twilight Express
Mbak Eka yang baik dan suka mengamati perselingkuhan sahabatnya, hehehhe, maaf kalo komentar ini sedikit menyimpang dari topik postingan ini, tapi jangan takut, ini masih tetap berkaitan dengan postingan ini kok.
saya ingin protes mengenai penulisan beberapa kode HTML di postingan ini, kok ya jadi kebuka gitu ya semua code nya. puasa gini kayaknya ga enak buat buka-bukaan code gitu.. hahahha just kidding… ga tau apa browser saya yang bermasalah…
.-= rusakparah´s last blog ..Comment Sniper – Tool Untuk Para Komentator =-.
Jadi malu nich