Ibu mengapa engkau membenciku? Mengapa kata pedas dan makian tajam selalu terlontar atas tindakku? Mengapa sebuah piring lebih mendapat kasihmu dibandingkan aku? Maafkan aku ibu, licin sekali piring itu . Ibu mengapa matamu nanar tiap kali aku ingin mendekatimu? Mengapa tanganmu terjulur selalu untuk menjewer bukan memelukku? Hingga ku percaya keberadaanku adalah bayang semu .... Continue Reading →
EKA and 3 in 1 Ajaaaah !
Seperti biasa saya bangun pagi-pagi, mandi bebek, cepat-cepat sarapan dan langsung lompat ke belakang setir mobil ATOZ kesayangan saya, si Lafly Blue Tapi ada sedikit rutinitas yang berbeda pagi ini. Selain karena suami saya gak bisa ngantar tapi rute berangkat ke kantor juga agak berbeda. Alih-alih pergi ke ******** saya mesti ke Ketapang dulu karena... Continue Reading →
RUMAHKU !
Rumahku dari unggun-unggun sajak Kaca jernih dari segala nampak Kulari dari gedung lebar halaman Aku tersesat tak dapat jalan Kemah kudirikan ketika senjakala Dipagi terbang entah kemana Rumahku dari unggun-unggun sajak Disini aku berbini dan beranak Rasanya lama lagi, tapi datangnya datang Aku tidak lagi meraih petang Biar berleleran kata manis madu jika menagih yang... Continue Reading →
Aku Berbagi untuk Sahabat
Pagi saya diwarnai dengan hentakan musik indah dari Audy. Berikut petikan reffrainnya: Aku bernyanyi untuk sahabat, aku berbagi untuk sahabat, kita bisa jika bersama kita berbagi untuk sahabat, kita bernyanyi untuk sahabat, kita bisa jika bersama tiba waktunya, kita untuk berbagi, untuk saling memberi Alunan merdu suara Audy, membawa ingatan saya kepada beberapa sahabat lama... Continue Reading →
EKA – guru KILLER !
Saya melangkahkan kaki dengan penuh percaya diri memasuki ruang kecil berisi 14 orang anak manusia yang sebagian besar, heem hampir 80% adalah pria. Suara hak sepatu setinggi 7 cm beradu dengan dingin lantai menciptakan aura galak, sedikit mencekam. Saya terseyum (tidak lebar) kepada semua yang hadir di dalam kelas. Ini adalah pertemuan pertama dari sesi-sesi... Continue Reading →
EKA dan Optimisme
Saya mendapatkan respon yang positif dari curhat yang gak jelas kemaren 🙂 hahahha lumayan membuat beberapa orang merasa bersalah (keluar tanduknya :p) Anyway saya diberi berbagai ragam alasan dari kealpaan mereka menanyakan keadaan saya. Banyak alasan namun mempunyai benang merah yang sama. Mereka bilang bahwa status – status saya di YM, FB, MSN, dst atau... Continue Reading →
Apa kabar, How are you, Ni haoma ???
Pertanyaan yang biasanya diucapkan pada awal pembicaraan. Tapi kenapa kata “biasa” itu saya tebalkan...? Ternyata setelah dua minggu terakhir ini saya mengamati cara teman/rekan/sahabat berinteraksi dengan saya, saya baru menyadari bahwa 80 % teman saya itu tidak pernah bertanya apa kabar saya. Tiap kali mereka buzz saya di YM, MSN, Facebook atau semua alat chatting... Continue Reading →
antara EKA & anggota DPR yang terhormat
Di tulisan sebelumnya saya sudah membeberkan perlakuan semena-mena salah satu anggota DPR kepada saya. Sungguh hingga detik ini saya tidak tahu kenapa takdir begitu senang membuat saya berurusan dengan para pemimpin – pemimpin rakyat yang bersemayam di bilangan Senayan itu. Mulai dari berurusan dengan mereka karena kantor hingga urusan – urusan tak terduga dimana murni... Continue Reading →
Silly Call
It was almost 5 and I prepared my self to go home, however the phone rang. I picked it up and as usual I always asked who was on the line. The voice on the phone, rather said her name she mentioned that she was DPR member. She complained about something. I don’t want to... Continue Reading →


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.