Cerita EKA

gue ini supir Medan Bung !

by Eka Situmorang-Sir on Apr.15, 2009, under Daily

PhotobucketSore itu nyaring bunyi klakson bersahutan memekakkan telinga. Mengalahkan suara penyiar radio favorit yang sedang cuap – cuap jenaka. Ku keraskan lagi volume radio yang selalu aku setel di frekuensi 87 koma titik titik FM (biar gak dibilang promosi ^_^ ) Maksud hati agar bising klakson itu tergilas renyah vokal duet wanita – pria namun heran tetap saja bunyi nyaring itu yang dominan menelusupi gendang telinga.

Sore menjelang malam di Jl. Prof. Dr. Satrio atau yang lebih beken dengan nama Casablanca mobil mungilku parkir gratis sekitar 25 menit. Hujan menciptakan genangan air dan menyebabkan kemacetan mengular di seantero Jakarta. (Jangan salahkan hujan, salahkan saja …….. – tolong bantu saya isi titik-titiknya). Badan jalan dipenuhi mobil, motor, mikrolet serta bis agak besar berwarna kuning menyala. Sesak. Bagaikan tumpukan ikan sarden dalam kaleng. Samar masih kudengar deru mesin, karena sepertinya mesin – mesin mobil yang lain telah dimatikan sang empunya. Hemat bensin mungkin. Daripada bengong – bengong tak karuan (dan lagi kata teman kantor kebanyakan bengong bisa mati, terbukti dengan matinya 5 ekor ayam peliharaannya yang sering bengong – suueek gue disamain sama ayam ! ) maka kusambar tas kosmetikku. Dalam macet pun wanita harus tampil cantik dong, should feel SEXY everywhere, everyday, EVERYTIME !! ;)

Alhasil dengan bantuan rear mirror (please help, saya gak tahu bahasa Indonesianya) saya saputkan berbagai macam senjata mempercantik diri yang akrab disebut kosmetik itu. Ck..ck..ck.. Perempuan memang jagonya manipulasi! Asal ada segudang kosmetik maka apa saja bisa disulap ! Pipi tembem bisa disamarkan dengan perona pipi agar terlihat lebih langsing, mata sipit bisa diakali dengan eyeliner dan juga eyeshadow. Hidung pesek bisa terlihat sedikit mancung (untuk yang ini gak bisa dirombak total kecuali operasi) dengan bantuan garis yang mempertegas tulang hidung. Apa yang gak bisa dimanipulasi ha ? :D walaupun gak bisa merubah wajah Tukul jadi Angelina Jolie yaah paling tidak bisa terlihat lebih menarik dengan saputan make – up.

Sibuk tangan kananku menjepit bulu mata agar terlihat lebih lentik, semakin lentik semakin kuat sihirnya ketika ngedip. Sementara tangan kiriku siap memegang maskara untuk mempertebal bulu mata (Tuch benar kan wanita jago manipulasi). Tapi indahnya aktivitas bidadari bersolek ini tiba – tiba tergangu dengan raungan mesin dari arah belakang, ku tengok pria kekar dibelakang kemudi melotot ke arahku sambil memencet klakson keras – keras.

Aku Bingung. Kenapa ya ini orang. Sinting barangkali ? Wong sedang sibuk dandan koq diganggu

Ku lanjutkan lagi aktivitas mempercantik diri, helooow bentar lagi akan ketemu suami, cantik dikit sampai bikin dia tak sabar menuju peraduan boleh dong ? ;) Tapi kenapa semua mobil seolah bergerak yah.. dan kulihat mobil di depan pun merayap maju walaupun pelan. Alaaaamaaak… !! itu sebabnya pengemudi Taft di belakang mencak – mencak, aku gak maju – maju padahal mobil lain sudah. Masih dengan memegang maskara, ku raih perseneling siap untuk menginjak kopling dan gas. Baru juga maju sedikit, tapi… “whatthe heck…. !!”

Mobil Taft tadi tiba-tiba menyodok dari kiri, berusaha memotong jalanku ! Cepat – cepat ku bunyikan klakson sambil terus meringsek maju, karena aku tak mau jalanku dipotong !! Bukan apa – apa, koq cara motongnya kasar banget. Tidak anggun dan jauh dari sopan santun. Iya.. iya… tadi aku sedikit lalai untuk maju, tapi apa iya lalu kamu boleh nyerobot jalanku ha ? ! Tanpa lampu sen pula ! Bah ! cari perkara ini orang. Namun pengendara Taft itu tak mau menyerah, walaupun suara klaksonku membahana ia terus memepet mobil mungilku. Mobil Taft untuk rally bersaing sengit dengan city car A-to-Z memperebutkan sejengkal tempat di jalan depan Mall Ambassador.

Sungguh pertempuran yang tak imbang!

Tapi jangan panggil aku perempuan batak kalau sama yang kayak gini aja aku takut. Malu dech sama kampung asal, mau taruh dimana muka ini kalo berkunjung ke Danau Toba. Huh !! Bendera peperangan dikobarkan !! Hayyo kita pepet – pepetan, kalo bisa mari potong jalanku !! (catat: kalo bisa ! sebab selama ini belum ada yang bisa kecuali aku sukarela mengalah) Taft besar itu meringsek ke arah kanan, berusaha membuat Lafly Blue (begitu biasanya A to Z ku dipanggil) terpelanting dari barisan rapi mobil – mobil yang mengantri dalam kemacetan. Aku tak mau kalah. Sebelah kiri Taft sialan dan disebelah kanan sedan mewah juga tak mau memberi tempat. Lafly terjepit !! tapi nyaliku tak cepat ciut, ayo Lafly, kita harus berjuang dari kekejaman manusia yang tak tertib berlalu lintas ! seenak udele dewe potang potong jalan orang. Setelah mendapatkan restu Lafly (karena dalam hal ini bodynya kemungkinan besar akan menjadi korban) maka ku geber gas sekedar menunjukkan aku siap berperang dan ku tekan dalam – dalam pedalnya gar Lafly maju kedepan dengan posisi lurus. Ya ! LURUS. Yang berarti tak mau mundur, tak mau jalanku dipotong ! Maka mobil kami pun berpepetan rapat. Hingga tak ada celah untuk seekor tikuspun lewat. Dia mencoba meringsek lagi dan aku pun tak peduli, kami terus saling pepet dalam gelora emosi tak mau kalah hingga tak sadar sudah 10 meter kami adu kelihaian. Jarak mobil kami cuma satu senti lagi. Kalau ia berani maju juga maka dua mobil ini pun pasti akan menjerit kesakitan karena beradu. Atau untuk menghindari beset dan lecet maka salah satu dari kami harus mundur. Dan JELAS, itu bukan aku !!

Kulihat raut wajahnya bertambah kesal. Dipukulnya badan setir Taft karena aku tak mudah digertak ! Tidak juga oleh Taft segede gaban. Lambat tapi pasti ia menyerah. Aku melaju pelan dan Taft pun tertinggal. Ia tak lagi galak.

Hey, walaupun aku perempuan dan sibuk berdandan dalam mobil bukan berarti aku gak bisa nyetir ! Bukan berarti nyaliku kecil, bukan berarti aku takut mobil ini lecet ketika di pepet. Ingat,

“gue ini supir medan Bung.. !!”

harap dibaca dengan logat Medan

:) Eka Situmorang – Sir :)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)

Popularity: 2%

No related posts.

:, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

79 Comments for this entry

4 Trackbacks / Pingbacks for this entry

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

the Sponsors